Pada kemanusiaan di Darfur terkait pengiriman bantuan pangan, medis,

Pada dasarnya konflik antara pemerintah dan kelompok pemberontak yang terjadidi Sudan, tidak terlepas dari konstelasi politik yang terjadidi Sudan. Adanya diskriminasi politik oleh pemerintah Sudan danpertentangan antar etnis yang didasari perebutan sumber daya alam semakin memperparah konflik yang terjadi di Sudan.          PBB dan Uni Afrika sebagai organisasi internasional memiliki tujuan serta tanggungjawab terkait keamanan danperdamaian terkait konflik di Sudan, terlebih lagi konflik ini telahmengakibatkan timbulnya korban jiwa mencapai ratusan ribu dan jutaan pendudukmengungsi.

Kemudian PBB dan Uni Afrika membentuk UNAMID, untuk menggantikanperan dari AMIS dan UNMIS sebelumnya. Adanya pembentukan UNAMID tentu dilandasikerjasama terkait penyelesaian konflik di Sudan.          UNAMID sebagai utusan DKPBB, tentu memiliki mandat dan peranannya dalam upaya menjaga perdamaian dankeamanan di Sudan.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

UNAMID berkontribusi terhadap bantuan dan akses kemanusiaandi Darfur terkait pengiriman bantuan pangan, medis, dan persediaan air. UNAMIDjuga mendirikan tenda-tenda pengungsian untuk menampung penduduk sipil yangmengungsi.                    Dalam hal perlindungan terhadapwarga sipil, UNAMID tidak hanya melakukan patroli semata, tetapi turutmemberikan pelatihan terhadap warga sipil dengan tujuan untuk membantu keamananpublik, patroli di sekitar kamp pengungsian serta menyerahkan pelaku kejahatankepada polisi.

Hal ini menunjukkan adanya inisiatif UNAMID dalam memberikanedukasi kepada penduduk Sudan agar dapat berpartisipasi terhadap keamanan diwilayahnya.                          UNAMID kemudian turutmemberikan pelatihan terkait penegakan HAM dan supremasi hukum di Sudan. Adanyapelatihan mengenai kepada polisi dan militer Sudan dalam penanganan terhadap tindakananarkis, kasus pelanggaran HAM hingga metode investigasi kriminal, menunjukkanUNAMID tidak hanya terfokus kepada warga sipil tetapi juga memberikan edukasikepada pihak aparat pemerintah Sudan.

Dalam upaya penegakan hukum di Sudan,UNAMID juga turut memantau peradilan lokal di Sudan dan membangun perpustakaanhukum dengan tujuan memberikan ilmu pengetahuan mengenai hukum sertaimplementasinya dapat berjalan dengan baik diSudan.                    UNAMID juga berperan dalam terlaksananya dialog politik dengan warga sipilmaupun partai politik. Hal ini dilakukan agar UNAMID dapat memahami konstelasipolitik di Sudan dan melalui dialog tersebut UNAMID juga melakukan pendekatan kepada pihak-pihak terkait untuk berdiskusi terkait penyelesaian konflik diSudan.                 Berkaitan denganperan-peran yang telah dijelaskan diatas,tentu menunjukkan adanya upaya UNAMID sebagai organisasi internasional untuk membantu penyelesaian konflik di Sudan, sesuai dengan tujuan dan mandatyang diberikan oleh DK PBB.

 Hal ini telah sesuai dengan teori organisasiinternasional dimana organisasi tersebut memiliki tujuan bersama, dalam hal ini terkait dengan menjaga perdamaian.  Kerja sama PBB dan Uni Afrika dalam membentuk UNAMID, tentu dilandasitanggungjawab dan kewajiban yang disepakati terutama dalam menyelesaikankonflik di wilayahSudan.                    Meskipun UNAMID memilikimandat dari DK PBB dan  mendapat persetujuan dari pemerintah Sudan.

Namun,  terdapat sejumlah tantangan yang dialami UNAMID. Dalam hal ini,pemerintah Sudan dinilai belum mendukung penuh keberadaan UNAMID, dikarenakan adanya kecurigaan pemerintah Sudan kepada UNAMIDterkait kemungkinan untuk menggulingkan rezim pemerintah di Sudan.Hal ini juga ditunjukkan terjadinya sejumlah insiden dimana UNAMID terkesan mendapat diskriminasi oleh pejabat maupun pihak militer Sudan. Keadaan politik yang belum stabil, mengindikasikan pemerintah Sudan tidakingin adanya intervensi politik yang berlebihan dariUNAMID.                    Adanya serangan fisikdari kelompok bersenjata terhadap UNAMID, tentu juga menjadi hambatan dalamupaya menjaga keamanan. Penyerangan tiba-tiba terhadap konvoi patroli pasukanUNAMID tentu membahayakan operasi yang dilaksanakan. Hal ini tentu berdampak pada kurang optimalnya operasi UNAMID, terlebih kelompok bersenjata tersebut tentu lebihmengenal kondisi geografis di Sudan sehinggadapat mengancam keselamatan staf maupun pasukanUNAMID.

                    Terlepasdari tantangan yang dialami, upaya perdamaian yang dilaksanakan UNAMIDsetidaknya mencapai perkembangan yang signifikan melalui penandatangananperjanjian perdamaian antara pemerintah Sudan dan kelompok pemberontak JEM. Meskipun belum berimplikasi langsung terhadap perdamaian di Sudan, dimana kelompokpemberontak lainnya belum melakukan penjanjian damai serupa.Namun, hal ini dapat menjadi harapan dan awal dalam perwujudan perdamaian dankeamanan yang menyeluruh di wilayah Sudan.