KATA tempat menggunakan mobil, maka kita harus memiliki bensin

KATA PENGANTAR

Puja, puji seta syukur saya haturkan kepada Allah Ta’ala yang telah memberikan nikmat, karunia, taufik dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Menjadi Pemimpin yang Peduli Lingkungan dengan Biogas”. Makalah ini dapat saya selesaikan secara maksimal berkat kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak. Karena itu, saya sampaikan banyak terima kasih kepada segenap pihak yang telah berkontribusi secara maksimal dalam penyelesaian.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

Diluar itu, penulis hanya sebagai manusia biasa menyadari dengan sepenuhnya bahwa masih terdapat banyak sekali kekurangan dalam penulisan makalah ini, baik dari tata bahasa, susunan kalimat, maupun isi. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, saya selaku penyusun menerima segala kritik dan saran yang dapat membangun dari pembaca.

 

Dengan karya ini, saya berharap saya dapat membantu pemerintah dalam program riset untuk energi baru dan terbarukan yang bersih, ramah lingkungan, dan berkelanjutan demi terwujudnya energi besih bagi bentang alam Indonesia.

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga dengan makalah ini, pembaca dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan dan spiritual untuk memberikan manfaat nyata untuk alam dan masyarakat luas.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Energi menurut fisika merupakan kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja. Sebagai contoh, apabila kita hendak bepergian ke suatu tempat menggunakan mobil, maka kita harus memiliki bensin atau solar yang cukup untuk menempuh perjalanan tersebut.

Kita semua sudah tahu tentunya, bahwa bensin atau solar merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui dan efek dari pembakarannya apabila digunakan terus menerus mengakibatkan pemanasan global seperti yang terjadi pada saat ini.

Apabila sumber energi dari fosil ini terus dieksplorasi dan dieksploitasi, maka hal yang akan terjadi di kemudian hari adalah krisis sumber energi karena semakin lama sumber energi ini semakin habis dan memerlukan hingga jutaan tahun lamanya untuk menjadi sumber energi, sehingga sangat dibutuhkan sumber energi yang baru dan terbarukan yang efisien dan bersih.

Uraian diatas menggambarkan betapa pentingnya penemuan dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan untuk kehidupan di bumi yang lebih baik.

1.2 Rumusan Masalah

1.2.1. Apa itu Biogas?

1.2.2. Apa manfaat menggunakaan biogas bagi bumi?

1.2.3. Apa hubungannya biogas dengan pemimpin di bumi peduli lingkungan?

 

1.3 Tujuan Penulis

1.3.1. Untuk mengetahui biogas.

1.3.2. Untuk mengetahui manfaat menggunakan biogas bagi bumi.

1.3.3. Untuk mengetahui hubungan biogas dengan pemimpin yang peduli dengan lingkungan.

 

 

BAB II. ISI

Biogas dihasilkan dari degradasi biomasa oleh bakteri di dalam pembangkit tenaga biogas dalam keadaan anaerobik. Biomasa terdiri dari tiga kategori; (1) substrat yang berasal dari pertanian seperti pupuk cair, limbah pakan, limbah panen tanaman dan energi; (2) limbah dari rumah tangga pribadi dan perkotaan seperti sampah organic yang dikumpulkan secara terpisah(dalam wadah limbah organik), limbah makanan kadaluarsa atau limbah dari pasar makanan; (3) sisa produk isdustri seperti gliserin, sisa produk dari pengolahan makanan atau limbah dari pemisahan lemak. Zat organik dikonversi menjadi biogas oleh bakteri melalui beberapa tahap didalam konstruksi kedap udara. Bakteri yang digunakan untuk membentuk biogas tersebut mirip dengan dengan baktteri yang berada pada pra-perut ruminansia. (Arthur Wellinger, 2013).

Kandungan biogas adalah gas metana (CH4) dengan konsentrasi 50-80% dari jumlah total gas yang dihasilkan. Gas  didalam biogas yang dapat berperan sebagai bahan bakar yaitu metana (CH4), gas hidrogen (H2) dan gas karbon monoksida (CO) (http://en.wikipedia.org, dan http://www.bioenergy.org.nz, 2014).

Bakteri pembentuk biogas yang digunakan merupakan bakteri anaerob, seperti Methanobacterium, Methanobacillus, Methanococcus dan methanosarcina (Price dan Cheremisinoff, 1981).

Sederhananya, biogas merupakan gas yang terbentuk dari fermentasi limbah organik menggunakan bakteri dalam kondisi anaerobik yang menghasilkan gas metana (CH4) sebagai bahan bakar.

Penggunaan biogas ini tentunya memiliki manfaat babgi keberlangsungan alam, dua diantaranya yaitu:

·         membantu menghambat laju pemansan global. Gas metana merupakan penyebab pemanasan global yang memiliki nilai potensi 21 kali lebih kuat daripada gas karbon dioksida (http://properti.kompas.com/read/2013/05/22/15384537/Waduk.dan.Bahaya.Gas.Metana., 2013). Apabila gas metana ini dimanfaatkan sebagai cadangan sumber listrik atau digunakan sebagai pengganti gas LPG, maka kita telah membantu mengurangi pelepasan gas metana ke atmosfer dan ikut membantu PBB dalam program SDGs poin ke-7 yaitu energi bersih dan terjangkau.

 

·         Biogas merupakan energi terbarukan berupa bioenergi. Meskipun bioenergi bukan alternatif bagi semua negara, Indonesia memiliki banyak alternatif dalam menghasilkan biomassa untuk bioenergi(Silveria, 2005), dan merupakan alternatif pengganti bahan bakar fosil. Apabila kita bandingkan waktu pembentukan bahan bakar fosil yang memerlukan jutaan tahun agar menjadi bahan bakar, pembuatan biogas hanya memerlukan waktu fermentasi selama 21 hari untuk menghasilkan gas metana (Bahrin, dkk, 2011) yang tentunya akan mengurangi pemakaian bahan bakar fosil karena penggunaannya berkelanjutan dan tentunya terbarukan serta ikut menjaga bumi agar tidak semakin rusak.

·         Biaya untuk pembuatan instalasi skala rumah yang tidak terlalu mahal. Biaya yang dikeluarkan untuk membuat instalasi biogas skala rumah bisa dikatakan tidak terlalu mahal, hanya sekitar 3-4 juta rupiah untuk skala rumah (Darmawan, 2016). Apabila kita menggunakan 2 tabung gas LPG 3kg seharga Rp.20,000,- dalam satu bulan, dalam satu tahun dapat kita hitung dana yang dikeluarkan untuk membeli gas LPG 3kg sebesar Rp.480,000,- dan dalam kurun waktu 5 tahun, biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.2.400.000,-. Dengan beralih ke pamakaian biogas, kita bisa mengalihkan pengeluaran untuk kebutuhan lain seperti untuk membiayai pendidikan, perbaikan dumah, dan lain-lain karena instalasi biogas ini berkelanjutan dan terbarukan sehingga cukup dengan sekali membuat dapat dirasakan manfaatnya sampai anak cucu kita kelak.

Dengan memanfaatkan biogas secara tepat dan maksimal, selain melestarikan alam dan mencapai tujuan dari SDGs poin ke-7 yaitu energi bersih dan terjangkau, juga merupakan aplikasi kita sebagai manusia yang merupakan khalfiah di muka bumi berdasarkan firman Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an surat An-Naml ayat 62 yang berbunyi sebagai berikut:

?????? ??????? ???????????? ????? ??????? ?????????? ????????? ?????????????? ?????????? ?????????? ????????? ????? ???????? ???????? ???? ???????????? ??

Artinya:” Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati (Nya)”. (https://almanhaj.or.id/2387-khilafah-di-bumi.html, 2008).

 

 

 

 

Khalifah juga dapat diartikan sebagai pengganti, merujuk pada Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 30 yang berbunyi sebagai berikut:

?????? ????? ??????? ???????????????? ?????? ??????? ??? ????????? ?????????? ????????? ?????????? ?????? ??? ???????? ?????? ?????????? ??????????? ???????? ????????? ?????????? ??????????? ????? ????? ??????? ???????? ??? ??? ??????????? ??

 

  Artinya; “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. (https://muslim.or.id/27258-apa-makna-khalifah-di-muka-bumi.html, 2016)

Dari ayat diatas, Allah Ta’ala menjadikan manusia yaitu Adam ‘alaihissalatu wassalam sebagai khalifah(pengganti) di muka bumi menggantikan mereka yang telah berbuat kerusakan di muka bumi seperti yang ayat diatas jelaskan.  (Baaz, 2015)

Kita sebagai pemimpin di muka bumi harus menjaga dan merawat keberlangsungan yang ada di muka bumi ini dengan penuh rasa tanggung jawab karena ini merupakan perintah dari Allah Ta’ala kepada kita sebagai anak Adam ‘alaihissalatu wassalam yang diutus oleh Allah Ta’ala sebagai pengganti dari kaum yang berbuat kerusakan sebelum diutusnya manusia yaitu Adam ‘alaihissalatu wassalam sebagai pengganti di muka bumi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III. PENUTUP

3.1 Kesimpulan

            Dari hasil pembahasan atau uraian diatas, sesuai makalah “Menjadi Pemipin di Bumi yang Peduli Lingkungan dengan Biogas” penulis menyimpulkan bahwa biogas merupakan sumber energi terbarukan berupa bioenergi pengganti bahan bakar fosil di Indonesia. Penggunaan biogas ini pun memiliki manfaat yiatu membantu memperlambat pemanasan global, merupakan alternatif energi berupa bioenergi, dan dapat mengurangi anggaran rumah tangga untuk pembelian gas LPG. Penggunaan biogas juga merupakan aplikasi dari manusia sebagai pemimpin di muka bumi berdasarkan Al-Qur’an surat An-Naml ayat 62 dan surat Al-Baqarah ayat 30.

 

 

 

3.2 Saran

            Untuk pengembangan lebih lanjut, penulis memberikan saran yang diharapkan dapat memberi manfaat bagi para pemimpin baik yang saat ini memimpin maupun untuk pemimpin masa depan agar dapat memimpin dengan rasa penuh tenggung jawab, yaitu :

            Perlunya kajian ilmiah tentang pemanfaatan limbah untuk dijadikan sumber energi baru dan terbarukan dan pendekatan dari sudut pandang agama agar terciptanya harmoni antara alam dengan manusia untuk kehidupan bumi yang lebih baik dan lebih layak di masa yang akan datang.

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka
Arthur Wellinger, j. M. (2013). The Biogas Handbook: Science, Production and Applications. Woodhead Publishing.
Baaz, S. A. (2015, Desember 16). https://ar.islamway.net/fatwa/47033/%D8%AD%D9%88%D9%84-%D9%82%D9%88%D9%84%D9%87-%D8%AA%D8%B9%D8%A7%D9%84%D9%89-%D8%A5%D9%86%D9%8A-%D8%AC%D8%A7%D8%B9%D9%84-%D9%81%D9%8A-%D8%A7%D9%84%D8%A3%D8%B1%D8%B6-%D8%AE%D9%84%D9%8A%D9%81%D8%A9. Retrieved from islamway.net: https://ar.islamway.net
Darmawan, L. (2016, January 9). http://www.mongabay.co.id/2016/01/09/beginilah-produksi-biogas-dengan-biaya-murah-di-kesenet/. Retrieved from http://www.mongabay.co.id/: http://www.mongabay.co.id/
http://nasihatsahabat.com/tag/arti-islam-rahmatan-lil-alamin-makna-nabi-rahmat-untuk-alam-semesta/. (2016, Maret 30). Retrieved from http://nasihatsahabat.com: http://nasihatsahabat.com
http://properti.kompas.com/read/2013/05/22/15384537/Waduk.dan.Bahaya.Gas.Metana. (2013, Mei 22). Retrieved from kompas.com: http://properti.kompas.com/read/2013/05/22/15384537/Waduk.dan.Bahaya.Gas.Metana.
https://almanhaj.or.id/2387-khilafah-di-bumi.html. (2008, Maret 19). Retrieved from https://almanhaj.or.id: https://almanhaj.or.id
https://muslim.or.id/1800-islam-rahmatan-lil-alamin.html. (2010, Januari 13). Retrieved from https://muslim.or.id: https://muslim.or.id
https://muslim.or.id/27258-apa-makna-khalifah-di-muka-bumi.html. (2016, Januari 8). Retrieved from https://muslim.or.id: https://muslim.or.id
Prastowo, B. (2007). Potensi Sektor Pertanian Sebagai Hasil dan Pengguna Energi Terbarukan. Perspektif, 84-92.