BAB aspek kehidupan masyarakat dan pemerintahan juga bertanggung jawab

BAB II

PEMBAHASAN

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

A.    Isme

Isme adalah sebuah kata akhir yang
berasal dari yunani. Secara tidak langsung isme pasti menggunakan bahasa yunani
ismos yang bisa diatrtikan sebagai paham, ajaran atau kepercayaan.

Isme juga mempunyai bahasa lain seperti
bahasa latin –ismus, prancis kuno –isme dan inggris –ism.
Sedangkan arti isme di KBBI adalah sufiks yang membentuk nomina sistem
kepercayaan politik sosial atau ekonomi seperti terorisme, liberalisme dan
komunisme.

Akhiran Isme juga mempunyai
fungsi sebagai pembentuk kata benda dan memiliki beberapa arti antara lain
menandakan suatu ajaran, aliran, atau kepercayaan.

B.     Feodalisme

Merupakan sistem pemerintahan seorang
pemimpin yang memimpin seorag bangsawan dan memiliki anak buah yang masih dari
kalangan bangsawan tetapi lebih rendah. Sistem feodalisme lebih sering membunuh
karakter orang lain atau menjajah dan menyalahkan orang lain seperti
merendahkan, mencuri hak orang lain dan merusak kehidupan mereka. Meskipun
begitu feodalisme memiliki satu keunggulan yaitu dapat memberi pekerjaan untuk
kalangan bawah.

              Sistem politik dan sosial yang
paling utama di eropa pada masa pertengahan dimana sistem budak bekerja dimana
sistem budak bekerja untuk rajanya di lahan, dan sebagai imbalannya telah
diwarisi sebidang lahan kecil untuk ditanami oleh mereka. Sistem ini hancur
dengan datangnya kota besar dan pertumbuhan tenaga besar yang di bayar.

C.    
Liberalisme

a.       Pengertian Liberalisme

        Asal
mula liberalisme merupakan sebuah ideolisme atau pandangan filsafat tradisi
politik yang pemahamannya kebebasan atau nilai politik yang paling utama. Paham
ini menolak adanya pembatasan terutama dari pihak pemerintah dan agama termasuk
pembatasan terhadap kepemilikan individu. Politik yang berfokus atas kebebasan dan
hak individu, contoh HAM seperti hak untuk menyampaikan pendapat, hak beragama
dan beribadah sampai hak untuk mati.

        Menurut pandangan politik dan sosial
pemerintahan bertanggung jawab dalam menjamin dan memastikan kebebasan individu
tetap berada di atas segala aspek kehidupan masyarakat dan pemerintahan juga
bertanggung jawab untuk melindungi kebebasan hak individu masyarakat.

     Di paham liberalism ini ada sebuah hadits dari Bukhori,
yang artinya:

     “Pada
akhir zaman akan muncul sekelompok orang yang berusia muda dan jelek budi
pekertinya. Mereka berkata-kata dengan menggunakan firman Allah, padahal mereka
telah keluar dari Islam seperti melesatnya anak panah dari busurnya. Iman
mereka tidak melewati tenggorokannya. Di mana pun kalian menjumpai mereka, maka
bunuhlah mereka. Karena sesungguhnya orang yang membunuh mereka akan
mendapatkan pahala di hari kiamat”. (HR. Bukhari)

     Maksud dari hadits tersebut ialah
perangilah para kaum muda yang menggunakan firman Allah untuk menghancurkan
umat manusia diakhir zaman nanti, karena barang siapa yang memeranginya atau
membunuhnya ia akan mendapatkan pahala di hari kiamat.

b.     
Ruang Lingkup
Liberalisme

1.     
Liberalisme
Politik

a)      Perlindungan pada hak hak individu.

b)      Kelestarian seluruh manusia di bawah hukum.

c)      Keseimbangan dan pemisahan kekuasaan.

d)     Keyakinan terhadap demokrasi perwakilan yang bebas.

e)      Keseimbangan antara mayoritas yang berkuasa dan hak
hak kaum miyoritas.

f)       Pembatasan dan desentralasi kekuasaan pemerintah.

g)      Pemisahan antara gereja dan Negara.

2.      Liberalisme Ekonomi

a)      Keyakinan terhadap kebebasan berusaha dan pasar bebas.

b)      Proteksi terhadap aset-aset pribadi.

c)      Mendukung perdagangan bebas.

d)     Privatisasi pelayanan sebaiknya di lakukan oleh sektor
swasta.

3.      Liberalisme Sosial

a)      Perlindungan dan perluasan hak-hak kebebasan sipil.

b)      Kebebasan berbicara, kebebasan beragama, dan kebebasan
berserikat.

c)      Masyarakat sipil yang kuat dan aktif.

d)     Kebebasan pribadi, keterlibatan sosial dan toleransi.

e)      Persamaan hak untuk semua orang.

f)       Perlindungan lingkungan hidup.

g)      Tidak memihak sayap kiri ataupun kanan.

D.    Kapitalisme

a.       Asal
Mula Kapitalisme

Kapitalisme
adalah suatu paham yang menjelaskan tentang kepemilikan modal bisa menjalani
usahanya untuk mendapatkan kepentingan yang besar. Kapitalisme juga tidak
memiliki definisi universal yang diterima, walaupun begitu kapitalisme membuat
pemerintah tidak bisa
melakukan interfensi
pasar untuk keuntungan bersama.
Dibalik
itu, ternyata kapitalisme memiliki sejarah panjang yang di awali dengan
penemuan sistem perniagaan oleh pihak swasta. Jika di eropa hal ini disebut
dengan guild
Sebagai awal kapitalisme dan di zaman yang sekarang ini, kapitalisme bukan
hanya dilihat sebagai cara hidup yang menginginkan keuntungan belaka.

 

 

b.      Unsur
Kapitalisme

Disistem
ekonomi kapitalisme yang berkembang, ada lima interaksi item yaitu :

1)      Komuditas
dibagi menjadi dua jenis

a)      Barang
modal, produk yang tidak diproduksi
untuk konsumsi langsung ( seperti tanah, bahan baku, mesin dan pabrik)

b)      Barang
konsumen, produk yang diproduksi untuk dikonsumsi (seperti televisi, mobil,
komputer dan rumah)

2)      Uang

Merupakan
benda atau alat yang berfungsi untuk penukaran semua barang atau bisa dibilang
sebagai alat barter dengan transaksi atau akad.

3)      Buruh
Kekuasaan

Merupakan
keterampilan menejemen
untuk mengubah satu jenis komuditas
ke yang lain

4)      Sarana
Produksi

Merupakan
kata lain untuk barang modal seperti alat-alat produksi mesin atau bangunan

5)      Produksi

Merupakan
suatu tindakan yang mengkombinasikan barang atau jasa dari tenaga kuno dan
sarana produksi.

 

E.     Komunisme

a.      
Pengertian
Komunisme

Komunisme adalah suatu paham atau ideologi yang
menekankan kepemilikan bersama atas segala alat produksi sehingga bisa
membentuk masyarakat yang makmur, dan setiap orang dianggap sama tanpa ada
suatu perbedaan kedudukan. Contoh alat-alat produksi seperti tanah, tenaga
kerja, dan modal. Komunisme juga menjadi Paham yang
sering disalah artikan oleh masyarakat Indonesia
yang dianggap sebagai pemberontak anti pancasila dan anti agama. Tapi
sebenarnya definisi komunisme tidak relefan atau tidak sesuai dengan hal
tersebut.

Orang-orang yang menganut ideologi komunisme disebut
sebagai komunis. Dan paham komunisme ini merupakan musuh besar dari paham
kapitalisme.

b.     
Sejarah
Terbentuk dan Jatuhnya Komunisme

Komunisme berasal dari Jerman, dan diperkenalkan oleh
Karl Marx. Ia merupakan tokoh pencetus paham komunisme yang beralasan untuk
memperkenalkan ideologi komunisme dari industri ekonomi yang terjadi dan sangat
terlihat, sehingg ia menganggap orang yang berkuasa secara ekonomi mengambil
hak milik orang lain. Dan dengan berjalannya waktu, pengaruh komunisme yang
diperkenalkan oleh Karl Marx semakin berkembang sampai terjadi puncak
kebangkitan komunisme di Rusia pada 7 November 1917. Tetapi komunisme mulai
terlihat menurun setelah perang duania ke 2 hingga akhir perang dingin
(Revolusi 1989) dan menyebabkan kejatuhan komunisme dan pembubaran Uni Soviet.

Sedangkan tujuan di dibentuknya komunisme sendiri
adalah agar setiap orang di seluruh dunia menjadi komunis sehingga di seluruh
dunia menjadi tidak bernegara.

c.      
Kelebihan dan
Kekurangan Komunisme

1)     
Kelebihan
Komunisme

Semua orang dianggap sama sehingga tidak ada yang direndahkan
atau ditinggikan, dan jarang terjadinya krisis ekonomi.

2)     
Kekurangan
Komunisme

Bisa mengurangi motivasi untuk bekerja lebih keras
karena pada akhirnya akan dianggap sama kedudukannya dengan yang tidak bekerja
dan itu dapat merugikan masyarakat, dan tidak ada pula hak asasi manusia.

F.     Imperialisme

a.       Pengertian Imperialisme

Imperialism ialah sebuah kebijakan
Negara besar untuk memegang kendali atau pemerintahan atas Negara lain agar
Negara itu bisa dipegang atau berkembang, contohnya saat Negara itu menaklukan
atau menempati tanah-tanah itu. Imperialisme memiliki banyak pengertian antara
lain Imperare artinya memerintah, Imperium artinya hak memerintah (impere) dan
imperator artinya orang yang diberi hak atau raja. Paham
imperialisme memiliki 3 konsep yang bisa disebut 3G untuk mengambil alih Negara
lain, yaitu:

1.     
Gold

Gold (kekayaan) maksudnya, tujuan bangsa barat pergi
ke timur adalah untuk mencari rempah-rempah, dikarenakan harga rempah-rempah
dibarat sangat mahal sedangkan didaerah timur harga rempah-rempah lebih murah,
oleh karena itu bangsa barat membeli rempah-rempah dari timur untuk dijual ke
daerah mereka agar mereka dapat keuntungan lebih.

2.     
Glory

Glory (kejayaan) maksudnya adalah mereka bertujuan
untuk mencari rempah-rempah karena selain mereka mendapatkan keuntungan mereka
melakukan penjajahan untuk memperluas wilayah dan mendapatkan kejayaan.

3.     
Gospel

Gospel (agama)
selain mendapatkan kejayaan mereka juga memiliki tujuan untuk menyebarkan agama
mereka pada bangsa yang berada di timur.

Imperialisme dibagi
menjadi dua yaitu :

1.      Imperialisme
kuno artinya penyebaran agama dan kejayaan

2.      Imperialisme
modern artinya kemajuan ekonomis

Maka, arti dari
imperialisme sendiri ialah kebijakan suatu negara besar agar dapat mengambil
alih pemerintahan daerah lain. Imperialisme memiliki dampak dan akibat
tersendiri contohnya di bidang politik, bidang ekonomi dan bidang lingkungan
sosial.

a)     
Contoh-contoh
akibat dari imperialisme di bidang politik, diantaranya:

1.     
Terciptanya
tanah tanah jajahan.

2.     
Terjadi politik
pemerasan.

3.     
Berkobarnya
perang colonial.

4.     
Timbulnya
politik dunia.

5.     
Timbulnya nasionalisme.

b)     
Contoh-contoh
akibat dari imperialisme dalam bidang ekonomi, diantaranya:

1.     
Negara imperalis
menjadi pusat kekayaan dan Negara jajahan menjadi Negara miskin.

2.     
Melenyapkan
perniagaan bangsa jajahan.

3.     
Perdagangan
dunia meluas.

4.     
Adanya lalu
lintas dunia

c)     
Contoh akibat
dari imperalisme dalam bidang sosial adalah negara imperalisme hidup mewah
sedangkan yang dijajah serba kekurangan.

G.   
Tokoh-tokoh dan
Biografinya

1.     
Feodalisme

 

 

 

 

 

 

William
dilahirkan pada tahun 1027 di Falaise sebuah kota di Normandia,
Perancis. Beliau adalah anak satu-satunya dari Robert l. pada
tahun 1042 beliau diangkat menjadi perwira militer terhormat.

2.   

 Liberalisme

 

 

 

 

 

Niccolò Machiavelli beliau adalah tokoh liberalis yang
terkenal dengan pendapatnya, beliau adalah pendiri realis filosofi politis yang mendukung pemerintahan
republik, angkatan perang negara, divisi kekuasaan, perlindungan milik
perorangan.

Beliau
juga berargumentasi bahwa “bahwa
sebaik-baiknya kebebasan individu masih perlu dilindungi oleh legitasi serta
regulasi yang baik dari pemerintah. Dan bahwa orang-orang yang bisa memimpin
hukum dengan benar hanyalah orang-orang yang segala ambisi dan keegoisannya
bisa dihilangkan dalam memelihara kebebasannya tersendiri.”

3.     

Kapitalisme

 

 

 

 

 

 

Adam Simth lahir
pada tanggal 5 Juni 1723 OS
Kirkcaldy, Fife, Skotlandia. Beliau adalah seorang filsuf berkebangsaan
Skotlandia yang menjadi pelopor ilmu ekonomi modren.

 

 

 

4.     

Komunisme

 

 

 

Friedrich
Engels adalah seorang ilmuwan sosial, penulis, ahli teori politik, filsuf, dan
ayah dari teori Marxis. Beliau lahir pada tanggal 28 November 1820 di Barmen, Wuppertal, Jerman.

5.      Imperialisme

            Ki Hajar Dewantara terlahir di
Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Beliau juga dikenal sebagai bapa tokoh
pendiri Taman Siswa. Beliau juga aktif dalam organisasi politik ketika beliau
menjadi wartawan.