· dalam mendapatkan barang-barang seperti makanan, kebutuhan sehari-hari, obat-obatan,

·        Latar BelakangDitengah era modern, teknologi baru yang semakin maju muncul untuk semakinmempermudah manusia dalam beraktivitas. Salah satunya adalah transportasiberbasis online yang saat ini di Indonesia tengah menjadi tren. Keberadaantransportasi online ditengarai mampu mempermudah mobilisasi masyarakat dalamberaktivitas sehari-hari.

Tidak hanya itu, transportasi online juga dianggapmampu menjawab kebutuhan masyarakat akan kemudahan dalam mendapatkanbarang-barang seperti makanan, kebutuhan sehari-hari, obat-obatan, hiburan, danlain-lain. Namun sayangnya, bersamaan dengan tren transportasi online,permasalahan lain datang dari transportasi konvensional. Banyak penyedia jasatransportasi konvensional yang merasa tersaingi dan dirugikan dengan keberadaantransportasi online sehingga menuntut pemerintah untuk membuat kebijakanterkait transportasi online. Tetapi, sangat disayangkan terdapat kebijakan pemerintahdi beberapa daerah melarang beroperasinya transportasi online. Hal ini tentudinilai merugikan masyarakat yang selama ini merasakan kemudahan dan kenyamananmenggunakan transportasi online.·        TujuanDengankelebihan teknologi transportasi online dan banyaknya masyrakat yang bergantungpadanya, diharapkan pemerintah mendukung keberadaannya yang tidak merugikanmasyarakat. Bahkan jika memungkinkan, membuat pelaku transportasi konvensionalberalih ke transportasi online.·        Pertanyaan1.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

      Bagaimanaperizinan transportasi online yang ditetapkan pemerintah Indonesia?2.      Apasaja kelebihan transportasi online dibandingkan dengan transportasikonvensional?3.      Apakahperaturan yang dibuat pemerintah telah mampu menyelesaikan persoalan perizinantransportasi online? IsiTeknologidiciptakan bertujuan untuk memudahkan kehidupan manusia. Sama halnya denganteknologi transportasi online yang saat ini mampu menjawab kebutuhan manusiaakan kemudahan dalam mobilisasi. Namun sayangnya, teknologi yang dianggapmemudahkan bagi kebanyakan orang ini menuai penolakan dari masyarakat tertentu,salah satunya pelaku transportasi konvensional yang merasa tersaingi dandirugikan.

Akibatnya, banyak terjadi kekisruhan yang terjadi di beberapa daerahdan membuat pemerintah daerah terpaksa melarang beroperasinya transportasionline. Seperti yang beberapa waktu lalu sempat heboh di Bandung. “DinasPerhubungan Jawa Barat resmi melarang transportasi berbasis aplikasi, baik rodadua maupun empat.

Larangan itu sudah disepakati oleh Dinas Perhubungan JawaBarat dengan Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jawa Barat. Hasilkesepakatan pada 6 Oktober 2017 ini dituangkan dalam Surat Pernyataan Bersamaterkait Angkutan/ Taksi berbasis Online di Gedung Pakuan Gubernur Jawa Barat,Kota Bandung.” 1Setelahkeluarnya larangan ini, masyarakat banyak yang merasa tidak setuju. Sebab, berdasarkanpengalaman saya pribadi sebagai pengguna transportasi online yang aktif,transportasi online memiliki banyak kelebihan yang tidak bisa ditawarkantransportasi konvensional, antara lain;-         Dari segi tarif,transportasi online memiliki tarif yang sudah pasti yang tertera di aplikasisesuai argo yang sudah ditentukan perusahaan. Customer akan membayar tarifsesuai aplikasi. Sedangkan transportasi konvensional, mematok tarif sesukanyadan terkadang tidak masuk akal.-         Dari segi kenyamanan,transportasi online memiliki driver yang lebih ramah dibanding transportasikonvensional. Driver transportasi online selalu berbicara sopan kepadacustomer, sedangkan driver transportasi konvensional terkesan ‘galak’ dan tidaksopan.

–         Dari segi diversifikasilayanan, transportasi online tidak hanya menawarkan layanan transportasi untukorang, namun juga hal lain seperti jasa antar barang, jasa beli dan antarmakanan, jasa bersih-bersih, jasa kecantikan, dan masih banyak lagi.Layanan-layanan seperti ini dapat menjawab kebutuhan masyrakat namun belumdapat ditawarkan oleh transportasi konvensional.Bahkanberdasarkan survei yang dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia(YLKI)yang melibatkan 4668 responden, “mengenai penilaian pelayanan transportasi online, secara dominan konsumenmenjawab sangat baik (77,7 persen), kemudian cukup 21,8 persen, kurang baik 0,4persen dan menjawab sangat buruk sebanyak 0,1 persen. Namun, di sisi lain,ketika ditanyakan apakah konsumen pernah dikecewakan oleh pelayanannya;sebanyak 41 persen responden mengaku pernah dikecewakan, dan sebaliknya 59persen responden tidak pernah dikecewakan.

” 2Menanggapikisruh yang terjadi di beberapa daerah, pemerintah mengeluarkan PeraturanMenteri (PM) nomor 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang denganKendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek sebagai pengganti PM nomor 26 tahun2017 yang mulai berlaku pada 1 November 2017. Peraturan ini berisi 9 poin yangmengatur berbagi hal, diantaranya ; argometer, tarif, wilayah operasi, kuota,jumlah kendaraan, bukti kepemilikan kendaraan bermotor, domisili Tanda NomorKendaraan Bermotor (TNKB), Sertifikat Registrasi Uji Tipe(SRUT), dan peranaplikator. Namun, meskipun peraturan ini sedikit membuat pelaku transportasikonvensional dapat bernapas lega, saya menilai peraturan ini terlalu rumit. Menurutketua Asosiasi Driver Online(ADO), Christiansen FW, pihaknya tidak menyetujuiperaturan menggunakan stiker berdiameter 15 cm di kaca depan dan belakang sertakode khusus pada pelat nomor, sebab menurutnya kendaraannya yang digunakan merupakanmilik pribadi. Artinya, masih terdapat kepentingan pribadi atas kendaraantersebut. Ia juga menambahkan, belum terdapat sanksi yang jelas jika pihaktransportasi online tidak mematuhi aturan yang berlaku.Pemerintahmemang tidak melarang transportasi online beroperasi.

Namun, aturan-aturan yangrumit tersebut dapat perlahan mematikan transportasi online. Lagipula, jumlahmitra transportasi online jumlahnya sangat banyak dan semakin bertambah.Pemerintah tidak mungkin dapat mengawasi ketaatan akan aturan seluruhnya. Kesimpulan            Transportasionline memiliki kelebihan yang dapat memudahkan masyrakat namun menuaipenolakan dari pelaku transportasi konvensional, yang berimplikasi padalarangan dari pemerintah daerah. Menanggapi fenomena tersebut, KementrianPerhubungan mengeluarkan aturan resmi mengenai transportasi online.

Sayangnya,aturan ini cukup rumit untuk dipatuhi pelaku transportasi online. Hal ini dapatberujung pada mundurnya transportasi online. Sebaiknya, pemerintah tidak mengeluarkanaturan yang merugikan transportasi online serta masyarakat dan mempertimbangkanuntuk beralih pada transportasi online sepenuhnya.